Surat Cinta Untuk Calon Suamiku

Calon suami yg kusayang..
 
Kuharap kamu dalam keadaan baik-baik saja.
Adahal yg ingin ku sampaikan melalui surat ini.
Hal-hal yg enggan aku katakan langsung padamu.
Hal-hal yg intinya hanya tentang aku... perempuan.
 
Dari kecil perempuan ini dirawat dan dijaga ayah ibu.
Tak seorang lelaki pun dibiarkan mendekatiku sampai aku pantas utk didekati.
Dan nasehat-nasehat itu tak pernah bosan meluncur dr mulut mereka.
 
Aku slalu ingat utk menjaga auratku..
Aku slalu ingat utk menjaga hatiku..
Aku slalu ingat utk tidak membiarkan lelaki berjalan berdua dgnku.
Aku slalu ingat utk menjaga tanganku dr genggaman lelaki.
Aku slalu ingat utk menjaga pipiku dr belaian lelaki.
Aku slalu ingat utk menjaga bibirku dr kecupan lelaki.
Aku slalu ingat utk menjaga seluruh tubuhku dari tipu daya lelaki.
Aku slalu ingat utk menjaga KEHORMATAN PEREMPUAN.
Aku slalu ingat.. Kecuali saat pertemuan itu.
 
Kelak saat engkau telah menjadi suamiku..
Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terpasung jika kelak engkau memerintahkanku untuk berhenti bekerja. Aku merasa bahwa perintahmu itu adalah karena engkau terlalu mencintaiku, sehingga engkau sama sekali tidak rela melihatku bekerja keras demi mencari kekayaan dunia.
 
Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terpenggal jika kelak engkau memaksaku menutup auratku atau bahkan memaksaku mengenakan cadar sekalipun. Aku merasa bahwa paksaanmu itu adalah karena engkau begitu mencemburuiku, sehingga engkau tidak akan pernah ikhlas jika lelaki lain memandangi tubuhku dengan tatapan nafsu.
 
Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terbelenggu jika kelak engkau tidak memperbolehkanku mempekerjakan pembantu dalam rumah tangga kita. Aku merasa laranganmu itu adalah karena engkau sangat menyayangiku, sehingga engkau tidak ingin aku menyesal dikemudian hari karena aku tidak bisa melihat anak-anak kita tumbuh dalam asuhanku.
 
Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terhalang jika kelak engkau melarangku untuk bebas keluar rumah tanpa seizinmu. Aku merasa aturanmu itu adalah karena engkau sangat merindukan dan mengkhawatirkanku, sehingga engkau akan merasa gelisah jika aku tidak berada dirumah?
 
Aku tiada akan pernah merasa kebebasanku terinjak-injak jika kelak engkau membatasi pergaulanku. Aku merasa perlakuanmu itu adalah karena engkau terlalu mengasihiku, sehingga engkau tidak ingin melihatku terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang akan mengantarku memasuki pintu neraka.
 
Yaa,, aku akan sangat berterima kasih jika kelak engkau membatasi kebebasanku bukan karena ego-mu, tetapi karena engkau sangat memahami kewajiban dan tanggung jawab yang telah Allah berikan kepadamu sebagai seorang suami.
 
Duhai calon suamiku..  aku bukanlah robot yg tidak akan pernah merasakan letih, kelak bantulah aku dalam mengatur rumah tangga kita, jangan kau limpahkan semua urusan rumah tangga hanya padaku tanpa mau memperdulikan dan mengerti keletihanku.
 
Duhai calon suamiku... aku bukanlah mahkluk bisu tempat engkau memuaskan nafsumu, kelah janganlah engkau mencumbuiku dengan cara yang kasar dan dingin, cumbuilah akudengan lembut dan penuh kasih sayang. 

Duhai calon suamiku,, aku bukanlah patung tak berperasaan, kelak setialah padaku, sayangilah aku, danhormatilah aku layaknya ratu dalam hatimu.

Duhai calon suamiku.. sungguh yang kuharapkan hanyalah kebahagiannya dalam rumah tangga kita, yang kuinginkan adalah ridha dari dirimu, yang kudambakan hanyalah genggaman tanganmu yang akan membawaku ke surga dunia dan akhirat.
 
Untuk itu ajaklah aku untuk menyelami kehidupan yang paling berbahagia, marikita saling mengerti, memahami, dan mengasihi selayaknya dua insan yang raga dan jiwanya telah saling menyatu. Oh sungguh bahagianya aku jika memiliki suami yang akan mengajariku dengan cinta dan membimbingku dengan kasih. Subhanallah..

Duhai calon suamiku..  sebelumnya aku ingin berterima kasih padamu karena kelak engkaulah yang akan membawaku memasuki surga yang tiada akan pernah terbayangkan indahnya, engkaulah yang akan menuntunku mencapai Ridha Illahi, engkaulah yang akan menjagaku dalam mengarungi lautan hidup, engkaulah yang akan menjadi sandaran saat ragaku letih dan bersedih, engkaulah yang akan membantuku untuk menjadi seorang ibu yang paling berbahagia, engkaulah yang akan menemaniku disaat usiaku telah senja, dan engkaulah yang akan menjadi tempat untuk aku mencurahkan seluruh perasaan hatiku. Sungguh aku akan menjadi istri yg paling berbahagia jika memiliki suami yg menyayangi dan mencintaiku karena Allah dan semoga itu adalah dirimu.

Calon suamiku sekian surat cinta untukmu yang kutulis penuh dengan kasih dan harapan.
Semoga Allah selalu Meridhai dan Memberkahi rumah tangga kita nanti dengan kebahagiaan yg tiada akan pernah berakhir.  Amiin...


Wanita yang akan kau bawa ke Surga-Nya 



Cinta itu...

Karena Sejatinya...
CINTA itu tulus bukan egois...
CINTA itu harus berkorban bukan menuntut...
CINTA itu bersifat ikhlas bukan pamrih...
CINTA itu akan memberi bukan menerima...
CINTA itu berupa senyuman bukan tangisan...
CINTA itu memberi bahagia bukan kesedihan...
CINTA itu menghasilkan harapan bukan putus asa...
CINTA itu bersedia menunggu bukan ditunggu...
CINTA itu menghidupkan bukan mematikan...
CINTA itu suatu anugerah bukan musibah...

Untuk calon suamiku kelak..

Untuk calon suamiku kelak..

Aku tak tau bagaimana awal nanti kita bertemu
Aku juga tidak akan pernah tau kelak siapa dirimu
Aku tak pernah berhenti berdoa

Bila kelak Allah mempertemukan denganmu
untuk membawa aku ke tempat yang mulia
Bersisian dan berharap bisa membuatku bahagia

Menikah adalah suatu rencana
dalam mewujudkan cita
Agar mampu menjaga kemurnian dan kesucian cinta

Untuk menjadikan diriku lebih kuat saat ujian dan cobaan datang menerpa
Karena aku percaya akan ada seseorang yang Insya Allah mendampingi senantiasa

Yang kamu perlu tahu, aku adalah wanita biasa
Dan memerlukan dirimu yang mau menerimaku apa adanya

Kelebihan dan kekurangan pastilah aku punya :
Bukanlah manusia sempurna
Tapi, apakah kamu mau menerima?
Untuk mau berbagi banyak cerita..
kadang cerita tidaklah selalu indah dan membuat pipi merona
Kadang cerita tidaklah selalu membuat bahagia
Tapi, apakah kamu mau menerima?
untuk mau berbagi ilmu..

Aku yang masih bodoh, memerlukan banyak nasihat darimu
Aku yang belum pintar, membutuhkan bimbinganmu
Tapi, apakah kamu mau menerima?

Memberikan kepercayaan untuk mengasuh anak-anakmu hingga dewasa
Memberikan kepercayaan untuk mendampingi dirimu saat suka dan duka menyerta
Memberikan kepada wanita yang sedang berusaha
Insya Allah kita akan selalu belajar bersama

Dalam simpuh aku berdoa;
Untuk calon suamiku kelak

Ya Allah :

Jika jawaban itu masih menggantung di langit,
maka turunkanlah..
Jika jawaban itu masih di perut bumi,
maka keluarkanlah..
Jika jawaban itu masih jauh,
maka dekatkanlah..
Jika jawaban itu sulit ku raih,
maka mudahkanlah.


: ina dwiana kartaatmadja

KAU !!!

Di Hatimu . . .
Aku adalah tamu kesunyian
Datang dari tempat yang telah dicuri senja.

Aku datang dengan luka,
Datang demi hati dan bertekad tak ingin lagi disakiti.
Adanya dirimu
Membuat hidupku menjadi berarti.

Kau . . .
Hadir dengan seribu arti
Kau . . .
Ada dengan sejuta makna

Canda... tawa... senyum... serta tutur sapamu
Yang terlempar manis...
Membuat pesonamu semakin lekat menghuni hati ini.

Kau . . .
Telah berikan Hati yang lebih berarti dari sebuah makna.
Hingga...
Teriakan luka yang dulu mengalir bersama air mata
Kini menjelma menjadi sebuah prahara.

Dan dengan segenggam do’a
Beserta segenap rasa,
Hati sanubaripun berkata . . .
Seiring janji dan harap bahwa , . . .
Ku ingin Milikimu untuk Selamanya . . .

Belajar Dari Tujuh Jenis Manusia

Oleh Syaripudin Zuhri

Krisis kepimpinan terjadi di mana-mana, di berbagai lembaga negara atau di berbagai organisasi biasa, baik di tingkat local, regional maupun Internasional. Dan type kepimpin yang asli baru terlihat bila situasi sangat genting.

Manusia baru kelihatan watak aslinya bila situasi yang genting, situasi yang tak terduga atau berbahaya, nah saat itulah akan terlihat siapa pemimpin sejati dan siapa yang palsu, siapa kawan sebenarnya dan siapa yang musuh dalam selimut. Mari kita lihat satu demi satu type atau jenis manusia bila dilihat dari kesalahan dan rasa tanggung jawabnya, kita dapat belajar darinya.

Pertama, pemimpin sejati.

Ini adalah manusia langkah , manusia jenis ini adalah manusia yang tidak salah dan tidak boleh salah, tapi tanggung jawabnya sangat besar. Jenis manusia seperti ini atau pemimpin sejati jangankan kesalahan yang besar, kesalahan yang kecilpun berusahan dihindari, dan hebatnya walaupun tidak melakukan kesalahan kecil, apa lagi kesalahan besar, namun bila bawahannya melakukan kesalahan, dia berani bertanggung jawab. Dengan tegas dia akan bilang:”Itu tangggung jawab saya”.

Sehingga bawahanyapun merasa terlindungi, merasa aman, nyaman dan tentram, Pemimpin yang sejati memang langkah, namun bukan berarti tidak ada. Pemimpin sejati biasanya mengabadi menjadi tokoh dunia di jamannya, bahkan bisa melintasi segala jaman. Dan hebatnya pemimpin jenis ini bukan dilimpahi oleh kekayaan atau harta benda yang melimpah, justru sebaliknya, bila dilihat dalam segi harta justru amat sederhana.

Nah karena kesederhanaannya dan rasa tanggung jawabnya yang besar, biasanya tokoh ini menjadi seperti payung yang melindungi bawahan atau rakyatnya.

Jenis pemimpin sejati bukan hanya mengejar prestasi ke atas, namun juga ke samping atau ke bawah. Pemimpin yang sejati akan didekati bawahannya, bukan dijauhi bawahan. Kok bisa?

Iya, karena pemimpin sejati bukan mencari-mencari kesalahan, tapi memperbaiki kesalahan. Bukan mencaci maki bawahan, tapi menunjukkan jalan. Bukan membodoh-bodohi bawahan, tapi mencerdaskan bawahan. Bukan membuat malu, tapi membuat bangga. Bukan mengintimidasi, tapi menasehati. Bukan menindas, tapi mengayomi dan seterusnya.

Wah susah mencari pemimpin seperti ini, tapi bukan tak ada. Dan jangan lupa, pajabat banyak, tapi sedikit sekali yang menjadi pemimpin sejati, apa lagi menjadi negarawan sejati, jauuuh!

Kedua, manusia pemberani.

Jenis yang kedua apa bila melakukan kesalahan, dia berani bertanggung jawab. Bukan malah kabur atau lari dari tanggung jawab, bahkan sampai ngumpet atau kabur dari negara tempat tinggalnya, agar kesalahannya dilupakan orang, setelah orang lupa baru kembali ke negara asalnya.

Nah manusia jantan atau pemberani adalah manusia yang penuh tanggaung jawab dan berani mempertanggungjawabkan kesalahan yang diperbuatnya. Dengan sebuah keyakinan yang wajar, bahwa manusia memang tak akan luput dari kesalahan dan dosa-dosa.

Jadi bila melakukan kesalahan dia mengakuinya dan menyatakan bertanggung jawab atas kesalahan yang diperbuat dan segera minta maaf, dengan demikian jenis manusia pemberani atau manusia jantan ini tidak dihinggapi rasa dendam dan ketakutan, karena dengan ikhlas dia nyatakan kesalahannya dan tidak lari dari tanggung jawab terhadap kesalahannya.

Manusia jenis ini yakin bahwa sebaik-baik manusia adalah yang ketika melakukan kesalahan atau dosa segera minta maaf dan bertobat, serta tidak melakukan perbuatan kesalahan atau dosa itu lagi. Manusia pemberani jenis ini punya prinsif”lebih baik berbuat, lalu salah, ketimbang tidak pernah salah, karena tak perbuat apa-apa!”

Ketiga, ilmuwan.

Manusia jenis ketiga ini biasanya dimiliki oleh para ilmuwan, peniliti atau penemu. Manusia jenis ilmuwan malah “akrab” dengan kesalahan dan tidak malu-malu mengatakan bahwa itu memang salah! Nah karena manusia jenis ini adalah seperti balita yang belajar jalan.

Coba saja anda perhatikan ketika balita belajar jelan, jalan dan jatuh bergantian dan tak ada istilah putus asa, akhirnya sang balita bisa jalan. Begitu juga jenis manusia ketiga ini, dia akan mencoba sesuatu, tapi hasil hasilnya salah, dia akan mencoba lagi, bila hasilnya salah lagi, dia akan mencoba lagi, sampai hasil percobaannya berhasil seperti yang diinginkan.

Manusia jenis ketiga adalah manusia yang penuh optimisme, kesalahannya adalah tanggung jawabnya dan dia akan segera memperbaiki kesalahannya itu, manusia jenis ketiga tak akan melemparkan kesalahannya pada orang lain, apa lagi sampai mencari”kambing hitam” atas kesalahan yang diperbuatanya,” tak ada kamusnya” dia berbuat demikian.

Manusia jenis ilmuwan yang akrab dengan kesalahan, bahkan dengan kesalahan yang telah diperbuat bukan dicampakan, tapi diperbaiki. Kesalahan demi kesalahan dalam penelitian atau uji coba menjadi bagian hidupnya sehari-hari, seribu kesalahan yang telah dicoba akan diperbaiki dengan seribu langkah selanjutnya.
Manusia jenis ini pantang menyerah, pantang mundur, pantang “patah arang”, pantang putus asa dan lain-lain, dia akan terus berusaha memperbaiki kesalahan tersebut dengan rasa tanggung jawabnya yang besar di bidang apapun.

Keempat, manusia biasa.

Manusia jenis ke empat ini adalah jenis yang terbanyak, memang di mana-mana manusia itu secara rata-rata ya jenis ini, jenis dimana ketika dia tidak melakukan kesalahan dia tak akan bertanggung jawab.
Logis kelihatanya, iya dong , masa tidak melakukan kesalahan harus bertanggung jawab? Maka kata-kata yang keluar bila ada kesalahan ditempatnya atau dilingkungannya”itu bukan kesalahan saya, maka buat apa saya bertanggung jawab, enak aja!” Dan dia akan melawan orang yang mengatakan dia ikut bersalah.
Manusia jenis yang keempat paling banyak, dan itu normal adanya, tidak melakukan kesalahan dan tidak ikut bertanggung jawab. Nah tipe ini memang bukan untuk pemimpin, apa lagi dijadikan pemimpin yang sejati, akan jauh panggang dari api.

Manusia jenis yang keempat adalah jenis manusia kebanyakan, prinsif hidupnya sejenis SDM(selamatkan diri masing-masing), yang penting dirinya tak melakukan kesalahan, dengan demikian bebas tanggung jawab bila ada kesalahan, maka selamatlah dia.
Kelima, pengecut.

Jenis manusia yang kelima ini banyak dihinggapi oleh para koruptor atau orang-orang yang melakukan perbuatan licik demi kepentingan pribadi, golongan, partai atau organisasinya.

Setelah mengeruk keuangan negara atau uang rakyat yang diambilnya dengan jalan KKN, ini jelas-jelas salah dan tak mau bertanggung jawab terhadap kesalahan yang diperbuatnya. Bahkan lari ke luar negeri dan sembunyi di negara lain, sembunyi setelah melakukan kesalahan, pengecut!

Jenis manusia yang satu ini ternyata lebih banyak dimiliki oleh -orang yang merasa dirinya terhormat dengan berjas dan berdasi, tapi korupsi! Aha ternyata yang jenis ini bukan hanya milik laki-laki, tapi juga perempuan.
Setelah korupsi kabur ke luar negeri, takut kembali ke dalam negeri! Dasar pengecut! Ya, manusia jenis ini walaupun punya jabatan, pangkat, titel yang tinggi tapi telah melakukan kesalahan dengan melakukan korupsi atau yang sejenis, dia akan lari ketakutan atau kabur ke luar negeri atau ke tempat mana saja, agar tidak dapat diketahui persembunyiannya oleh para penegak hukum.

Manusia jenis kelima ini sedang marak di negeri kita, manusia-manusia pengecut! Manusia yang telah membobol uang negara dan tak kembali lagi ke Indonesia, seperti Edi Tansil dan manusia yang sejenis atau para pengemplang BLBI yang sampai sekarang tak muncul”batang hidungnya” sedikitpun.

Manusia pengecut ini seperti ditelan bumi, entah ada dimana mereka berada, penegak hukum tak ada yang tahu atau “kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu” Manusia jenis kelima ini menjalar ke mana-mana, manusia jenis ini paling mudah lari dari tanggung jawab terhadap kesalahan yang diperbuatnya.

Benar-benar pengecut, lain sekali dengan penampilannya yang berjas dan berdasi dengan mobil mewah dan rumah yang megah, tapi ketika KPK atau penegak hukum “mengendus” kesalahannya, dia akan segera kabur ke luar negeri dengan alasan macam-macam, yang paling sering dijadikan alasan adalah sakit!

Heranya penegak hukumpun “percaya” begitu saja kalau yang sakitnya para koruptor, tapi kalau yang dituduh teroris, belum ditemukan kesalahannyapun, jangankan untuk berobat, lagi berobatpun ditarik paksa, dijemput paksa di rumah sakit!


Keenam, munafik.

Nah jenis manusia yang keenam ini lebih berbahaya dari yang kelima, kalau yang kelima bila melakukan kesalahan segera lari dan tak bertanggung jawab, karena sipat pengecutnya, kalau yang keenam sudah melakukan kesalahan, lari dari tanggung jawab lalu menyalahkan orang lain yang salah!

Orang yang munafik sebagaimana tiga sipatnya yang melekat yaitu” bila berjanji tidak menepati, bila berkata selalu dusta dan bila dipercaya dia khianat” Maka manusia jenis keenam ini bila melakukan kesalahan keluarlah sipat aslinya, bila berkata selalu berdusta! Dengan enteng berkata” saya tidak bersalah, yang salah si itu atau si ini” Tangannya segera dengan cekatan menunjuk kesalahan yang dilakukannya dilimpahkan kepada orang lain!

Manusia jenis keenam ini bahaya, karena dengan sipat munafiknya dia akan bersumpah palsu di dalam sidang pengadilan kalau dia menjadi saksi! Dia akan berani bersumpah dengan apapun, dengan kitab sucipun baginya tak masalah, yang penting dirinya bebas dari tanggung jawab yang seharusnya dia pikul dari kesalahan yang diperbuat. Manusia munafik ini sangat manis bersilat lidah, pandai sekali memutarbalikan fakta dan sangat licik dalam bertingkah laku. Manusia munafik adalah “musuh dalam selimut”, kelihatan kawan ternyata lawan!

Ketujuh, manusia srigala.

Ini jenis manusia yang paling berbahaya dalam bidang apapun, karena manusia jenis srigala ini bila melakukan kesalahan, selain tidak bertanggung jawab dan melimpahkan kesalahan pada orang lain lalu manusia jenis ini masih mengambil keuntungan dari kesalahan yang diperbuatnya.

Nah anda bisa bayangkan, sudah salah, lari dari tanggung jawab, melimpahkan kesalahan pada orang lain lalu mengambil keuntungan dari kesalahan tersebut untuk dirinya dan orang-orang yang berada di sekitarnya, maka terbentuklah kejahatan kolektif, kajahatan massal, kejahatan bersama, yang pada akhirnya saling menutupi, agar kejahatan yang mereka lakukan bersama tidak terbongkar!

Bahkan mereka tetap berjas dan berdasi serta duduk di lembaga-lembaga terhormat dengan fasilitas negara dari uang rakyat yang dimakannya! Tak ada yang tahu, tak ada yang bisa mengendusnya, karena sudah merupakan suatu system, yang kelihatannya benar, padahal salah! Persis para mafia di film-film hollywood!
Coba anda perhatikan mafia di film-fim tersebut, mereka seperti orang yang “bersih” hidup seperti orang terhormat, duduk dilembaga terhormat, ke mana-mana ingin dihormati dan difasilitasi, namun dibalik itu semua ada “srigala’ dalam diri mereka!

Negara bila dipenuhi oleh jenis manusia ketujuh ini, siap-siap menuju kehancuran, baik secara cepat maupun lambat, negara yang dipenuhi manusia srigala seperti rumah yang tiang-tiangnya keropos dimakan rayap!
Manusia srigala adalah manusia yang digambarkan oleh orang bijak sebagai pemangsa bagi sesamanya. Rakyat tambah miskin atau negara menjadi bangkrut karena KKN yang dilakukannya, bagi manusia srigala tak peduli! Manusia srigala akan mencabik-cabik sesamanya untuk kepuasan hawa nafsunya sendiri, hawa nafsunya telah menjadi Tuhan bagi dirinnya!

Dan dia berubah menjadi singa yang sangat buas yang kemudian menjadi raja di hutan rimba dan hukum yang berlaku ya hukum rimba, siapa kuat dia yang menang, tak ada keadilan, yang ada kekuasaan, “aku yang berkuasa, kau mau apa?” Bagitu kata singa si raja hutan!

For the Rest of My Life By: Maher Zain

I praise Allah for sending me you my love
You’ve found your home it’s here with me, and I’m here with you
Now let me let you know

You’ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along, oh
And there’s a couple of words I want to say

For the rest of my life, I’ll be with you
I’ll stay by your side, honest and true
Till the end of my time, I’ll be loving you, loving you

For the rest of my life, through days and nights
I’ll thank Allah for opening my eyes
Now and forever I, I’ll be there for you

I know it deep in my heart

I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You’re my wife, and my friend and my strength
And I pray we’re together in Jannah
Finally now I’ve found my self, I feel so strong
Yes everything was changed when you came along, oh
And there’s a couple of words I want to say

For the rest of my life, I’ll be with you
I’ll stay by your side, honest and true
Till the end of my time, I’ll be loving you, loving you
For the rest of my life, through days and nights
I’ll thank Allah for opening my eyes
Now and forever I, I’ll be there for you

I know it deep in my heart

And now that you’re here, in front of me
I strongly feel love
And I have no doubt, and I’ll sing it loud
And that I will love you eternally

For the rest of my life, I’ll be with you
I’ll stay by your side, honest and true
Till the end of my time, I’ll be loving you, loving you
For the rest of my life, through days and nights
I’ll thank Allah for opening my eyes
Now and forever I, I’ll be there for you
I know it deep in my heart

Duhai Calon Pendampingku Nanti

Kepadamu yang akan menjadi pendampingku kelak..
Terima kasih karena telah memilihku di antara ribuan bidadari di luar sana yang siap untuk kau pilih..
Padahal kau begitu tahu, aku hanya wanita biasa,
yang sangat jauh dari sempurna.

Karenanya ku ingin kau tahu,
aku bukan wanita yang sempurna,
aku begitu banyak kekurangan.
Maka ketahuilah..

Kepadamu yang akan memilihku kelak..
Aku tak sebijak bunda khadijah,
karenanya ku ingin kau tahu,
aku boleh saja berbuat salah dan begitu menyebalkan.
Maka ku mohon padamu, bijaklah dalam menghadapiku,
jangan marah padaku,
nasihati aku dengan hikmah,
karena bagiku kaulah pemimpinku,
tak akan berani ku membangkang padamu..

Duhai kau yang telah memilihku kelak..
Ingatlah, tak selamanya aku dapat nampak cantik di matamu,
ada kalanya aku akan begitu kusam dan jelek.
Mungkin karena aku begitu sibuk di dapur,
menyiapkan makan untuk kau dan malaikat-malaikat kita nanti
-insya’Allah-.
Maka aku akan tampak kotor dan berbau asap.
Atau karena seharian ku harus membenahi istana kecil kita,
agar kau dan malaikat kita dapat tinggal dengan nyaman dan sehat.
Maka mungkin aku tak sempat berdandan untuk menyambutmu sepulang bekerja..
maka tegurlah aku, dan kabarkan padaku dengan lemah lembut dan bijaksana...

Ataukah kau akan menemukanku tersenguk-senguk saat mendengar keluhan dan ceritamu,
bukan karena aku tak suka menjadi tempatmu menumpahkan segala rasa,
tapi karena semalam saat kau tertidur dengan nyenyak,
aku tak sedetikpun tertidur karena harus menjaga malaikat kecil kita yang sedang sakit,
dan ku tau kau letih mengais rezeki untuk kami,
maka tak ingin ku mengusik sedikit pun lelapmu..
Jadi jika esok pagi kau mendapatiku begitu letih dan ada lingkaran hitam di mataku,
maka tetaplah tersenyum padaku,
karena kau adalah kekuatanku..

Padamu yang menjadi nahkoda dalam hidupku kelak..
Ketahuilah, mungkin ada saatnya, aku tak sesabar Fatimah,
ada kalanya kau akan menemukanku begitu marah,
menangis dan tak terkawal,
bukan karena ku membangkang padamu,
tapi aku hanya wanita biasa,
aku juga memerlukan tempat untuk menumpahkan beban di hatiku,
tempat untuk melepaskan penatku,
dan mungkin saat itu aku tak menemukanmu,
atau kau begitu sibuk dengan pekerjaanmu,
maka bersabarlah,
yang aku perlukan hanya pelukan dan belaianmu..
Karena bagiku kau adalah titisan embun yang mampu memadamkan segala resahku..

Ataukah ada kalanya tanganku akan mencubit dan
memukul pelan si kecil karena lelah dan penatku di tambah rengekannya yang tak habis-habisnya.
Sungguh bukan karena ku ingin menyakitinya,
tapi kadang aku kehabisan cara untuk menenangkan hatinya.
Maka jangan membentakku karena telah menyakiti buah hati kita,
tapi cukup kau usap kepalaku, dan bisikkan kata sayang di telingaku,
tegurlah aku dengan hikmah,
karena dengan itu ku tau kau selalu menghargai semua yang ku lakukan untuk kalian,
dan kau akan menemukanku menangis menyesali perlakuanku pada malaikat kita,
dan aku akan merasakan ribuan kali rasa sakit dari cubitan yang ku berikan padanya,
dan aku akan berjanji tak akan mengulanginya lagi..

Padamu yang menjadi imam dalam hidupku kelak..
Ketahuilah, aku tak secerdas aisyah..
Maka jangan pernah bosan mengajariku,
membimbingku ke arah-Nya,
walau terkadang aku begitu bebal dan bodoh,
tapi jangan pernah letih mengajariku..
Jangan segan membangunkanku di sepertiga malam untuk
bersamamu bermunajat pada Kekasih yang Maha Kasih..
Jangan letih mengingatkanku untuk terus bersamamu mendulang pahala dalam amalan-amalan sunnah..
Bimbing tanganku ke Jannah-Nya,
agar kau dan aku tetap bersatu di dalamnya.

Padamu yang menjadi kekasih hati dan teman dalam hidupku..
Seiring berjalannya waktu,
kau akan menemukan rambutku yang dulu hitam legam dan indah,
akan menipis dan memutih.
Kulitku yang bersih akan mulai keriput.
Tanganku yang halus akan menjadi kasar..
Dan kau tak akan menemukanku sebagai wanita cantik,
yang kau khitbah puluhan tahun yang lalu..
Bukan wanita muda yang selalu menyenangkan matamu..
Maka jangan pernah berpaling dariku..
Karena satu yang tak pernah berubah,
bahkan sejak dulu akan terus bertambah dan kian membuncah,
yaitu rasa cintaku padamu..

Ketahuilah..
Tiap harinya, tiap jam, menit dan detiknya,
telah aku lewati dengan selalu jatuh cinta padamu..
Maka, cintailah aku,
dengan apa adanya aku..
Jangan berharap aku menjadi wanita sempurna..
Maafkan aku karena aku bukan putri..
Aku hanya wanita biasa....
terimalah aku apa adanya dan bimbinglah aku menuju jalan-NYA.....
semoga kita bisa sama-sama bahagia...

oleh Ar-Rasyied

Untuk Kekasihku . . .

Wahai kekasihku, calon suamiku…
Jika kau menjadi suamiku kelak…
Pimpinlah rumah tangga kita dengan sebaik-baiknya
Jadikan aku teman sejatimu,
tempat engkau bersandar
Terbukalah padaku,
kan kujaga semua rahasiamu

Jika kau menjadi suamiku kelak…
Jadilah engkau teladan yang baik bagi keluarga
Sempatkanlah untuk menjadi imam dalam sholat
Hiasilah rumah kita dengan ketakwaan kepada Allah
Amalkan sunnah Rasul sekuat yang kau mampu
Bimbinglah anak-anak kita
menjadi pribadi Muslim yang cerdas dan berakhlak mulia

Jika kau menjadi suamiku kelak…
Bergaullah dengan ma’ruf terhadapku
Jadilah engkau suami yang penyayang dan sabar
Janganlah kau bertindak aniaya terhadapku
Jika aku berbuat kesalahan dan kemungkaran…
Jangan kau hukum aku dengan memukul aku
Tapi, ajarilah aku dengan hati dan lisanmu
Ingatkanlah aku dengan cara yang ihsan
Tahan amarahmu dan bersikaplah pemaaf

Sayangi dan hormati orang tuaku, juga saudara-saudaraku
Jika ada yang tidak kau sukai dari mereka,
simpanlah rasa itu
Dan tetaplah kau jaga silaturrahim dengan mereka
Jangan pula kau jauhi mereka
karena selamanya mereka adalah keluargaku

Wahai kekasihku, calon suamiku…
Jika kau menjadi suamiku kelak
Jadilah engkau suami yang bertanggung jawab
Berilah nafkah sesuai kemampuanmu
Pasti kuterima dengan qona’ah
Bersikaplah penyantun
dan jangan kau kikir terhadapku
Jangan pula kau tinggalkan aku dalam waktu lama
Sehingga kau abaikan kebutuhanku akan kehadiranmu

Jika kau menjadi suamiku kelak
Bersikaplah bijaksana dalam segala hal
Bermusyarahlah denganku sebelum mengambil keputusan
Dengarkan pemikiranku
dan jangan kau remehkan aku

Tunjukkan kasih sayangmu terhadapku
Jangan kau biarkan aku dalam kecemburuan dan prasangka
Jagalah hatiku,
lapangkanlah dadaku, dengan cintamu

Wahai kekasihku, calon suamiku…
Jika kau menjadi suamiku kelak
Jadikan rumah tangga kita sebagai surga dunia bagimu
Jagalah aku dan jadilah pelindung bagi anak-anak kita
Jagalah rahasia rumah tangga dimanapun kau berada
Jadikan ia baju putihmu, jagalah ia jangan sampai ternoda

oleh Ar-Rasyied

Semua butuh PROSES!

Semua tetap butuh proses.

Ada kalanya kita bisa menyelesaikan masalah dengan beberapa menit saja. 
Ada kalanya kita menganggap kalau suatu masalah itu sepele. 
Tapi belum tentu dengan orang lain. 

Mungkin mereka menganggap hal seperti itu berat, susah untuk dipecahkan, 
butuh waktu lama untuk diselesaikan. 
Dan pada akhirnya, hasil yang didapatkan pun akan tetap dirasakan :)

Dalam hidup ini tak seorang pun sempurna pada bingkai kemampuannya. 
Karena di antara kita memang tidak sama dan serupa, kita dilahirkan berbeda, 
hidup di lingkungan berbeda, pada kondisi yang berbeda dan segala hal yang berbeda. 

Yang mesti diingat adalah bahwa setiap orang memiliki kesamaan keinginan 
dan memiliki hak yang sama dalam mendapat kesempatan, betapapun itu harus dipergilirkan. 
Karenanya, percuma saja memperdebatkan suatu ketidaksamaan, perbedaan, 
dan ketidakcocokan dengan orang lain, karena kita tak akan mendapat titik temu.

Sungguh tak ada yang sempurna di antara kita,
maka janganlah rendah diri,....
semua butuh proses menjadi lebih baik....

oleh Ar-Rasyied

Are You A Dreamer, Too?

Apakah kamu seorang pemimpi? Itu bagus. Dibutuhkan seorang yang berani bermimpi besar untuk meraih hal-hal yang besar.

Namun dalam kenyataannya, tak jarang kita malu mengakui diri sebagai seorang pemimpi.
Kita seringkali takut dengan anggapan orang. Kita sering minder dengan keadaan kita yang rasanya 'nggak mungkin'. Atau mungkin pernah orang mengatakan pada kita untuk berkaca dulu sebelum melanjutkan impian kita, sehingga kita pun patah semangat dan benar-benar menghentikan impian-impian kita.

Apa ini juga terjadi padamu? Tenang saja. Hampir semua orang di dunia pernah mengalaminya. Sebelum sebuah mimpi benar-benar menjadi kenyataan, 
mimpi itu haruslah melalui serangkaian ujian yang seringkali berat dan melelahkan. Bagaimanapun, percayalah bahwa semua perjuanganmu itu pantas dan kamu akan menerima upah pada waktunya.

Berikut beberapa tips untuk memperjuangkan impian:
1. Milikilah impian yang besar, namun tetap terukur dan terarah.
Tujulah bulan, paling tidak, kamu akan mendarat di antara bintang-bintang
-- Les Brown
Hanya kamu yang bisa mengukur kemampuan dirimu. Orang lain hanya bisa menilaimu dari luar. Jika kamu merasa impianmu terlalu besar, namun entah mengapa kamu yakin bisa
menggapainya, berjalanlah terus. Jangan patah semangat hanya karena seseorang menganggapmu tidak mampu. 

Jangan biarkan siapapun meragukanmu. Semakin banyak orang meragukanmu, semakin keras seharusnya kamu berusaha. Tunjukkan pada mereka kualitas dirimu yang sebenarnya!

2. Libatkan diri dalam network/ jaringan pendukung yang bisa membantu, menginspirasi dan memberi energi baru pada impianmu.

Apa yang kamu suka lakukan? Networking? Desain? IT? Fotografi? Ilmu kedokteran? 
Carilah jejaring yang bisa mendukung dan menguatkanmu. Jika belum menemukan yang tepat, kamu bisa Googling kaan :) 

Entah itu jejaring secara fisik atau secara virtual (atau online), libatkan diri pada apapun yang membuatmu yakin akan semua impian dan rencanamu. Belajarlah dari kelompok tersebut. Curi ilmunya dan cari dukungan. Sekelompok orang yang memiliki sejumlah persamaan akan merasa punya ikatan dan -bisa dipastikan- akan saling mendukung.

3. Bagi impianmu hanya dengan orang-orang yang bisa mengerti.
Orang yang tidak punya impian biasanya sukar untuk memahami dan menerima impian-impian orang lain. Entah itu saudaramu, orang tuamu, atau sahabat karibmu, 
jika mereka tak bisa memahami impian-impianmu, jangan ceritakan pada mereka. Percuma. Mereka tak akan membesarkan hatimu. Bagi pemikiranmu hanya dengan mereka yang bersedia untuk mendengarkan dan memahami dirimu. Jika tidak, nantinya kamu sendiri yang akan patah semangat dan merasa kalah sebelum bertanding!

4. Impian itu haruslah sesuatu yang jadi passionmu
Ini tak bisa ditawar. Jangan memimpikan sesuatu hanya karena orang lain berhasil dalam bidang itu. Jika kamu tak sungguh-sungguh menginginkannya, jangan berharap kamu akan berhasil dalam hal itu. Kamu itu pribadi yang unik. 

Tuhan sudah memperlengkapimu dengan segala sesuatu yang kamu butuhkan untuk bertahan hidup. Tergantung bagaimana kamu mengolah dan merangkai semua kelebihan, bakat dan potensi yang ada padamu untuk menjadi yang terbaik dalam bidangnya. Jangan pernah mau jadi versi nomor dua orang lain. Kamu diciptakan untuk menjalani takdirmu sendiri, jadi tidak perlu bersusah payah mengikuti cara-cara orang lain. 

Mungkin ada cara yang baik secara keseluruhan (bagi semua orang), namun secara pribadi, kamu perlu melihat ke dalam dirimu sendiri dan merumuskan tindakan-tindakan praktis apa yang perlu kamu lakukan agar dirimu bisa sukses.

Jika kamu bingung bagaimana menemukan passionmu, kamu bisa baca artikel saya di sini.

5. Belajarlah dari seorang model peran

Siapa tokoh yang menginspirasimu? Oprah? Beyonce? Rockefeller? Rain? John Maxwell? Brian Tracy? SBY? Siapapun tokoh yang kamu kagumi, kamu bisa mencari inspirasi dari mereka. Cari tahu bagaimana perjuangan mereka mengatasi kesulitan hidup sehingga mereka bisa sukses seperti sekarang. 

Tapi kamu juga perlu mengerti bahwa mereka pun hanyalah orang biasa yang tak luput dari kesalahan. Jadi, jika tokoh favoritmu kedapatan kena tilang karena ngebut di jalan, memakai shabu, berpesta gila-gilaan, mendapat masalah karena sikap mereka yang seenaknya di depan publik, please deh.. kamu harus tahu membedakan mana yang baik dan mana yang tidak pantas ditiru..

6. Buatlah papan visual

Apa yang kita lihat akan memengaruhi apa yang kita rasakan. Jangan pura-pura. Bagaimana perasaanmu waktu di TV diputar iklan ayam goreng favoritmu? Atau iklan tentang sepotong pizza yang bertaburan keju? Atau pusat perbelanjaan yang menawarkan diskon yang menggiurkan? Tak tertarik? Mungkin saja. 

Tapi jika iklan itu kamu lihat terus menerus, kamu akan menyerah dan mulai membayangkan nikmatnya semua yang ditayangkan di televisimu.

Papan visual membantumu mewujudkan keinginanmu. Misalnya, kamu selalu gagal menurunkan berat badan. Mungkin karena kamu kurang motivasi atau contoh yang tepat. Bagaimana jika setiap saat kamu memandang foto Beyonce? Paling tidak, kamu akan lebih termotivasi karena ingin memiliki tubuh yang mirip dengan tubuhnya yang indah (dan seksi!). Selalu dirundung masalah dan merasa tak mungkin berhasil?

Bagaimana dengan gambar Oprah? Kamu pasti tahu bahwa dia menjalani kehidupan yang tidak mudah, namun berhasil mengatasi semua itu dan menjadi sangat berhasil. Guntinglah gambar-gambar yang menginspirasi dari majalah, koran atau apapun yang kamu anggap bisa membantumu mewujudkan impianmu, dan pasang di tempat yang sering kamu lihat. Ingat, kamu tak perlu berbagi dengan siapapun yang kamu tidak percayai. Jadikan ini proyek pribadimu.

7. Miliki citra diri yang baik

Apa yang kita percayai, itulah keadaan kita. Benarlah pepatah lama yang menyatakan bahwa 'Kehidupan adalah nubuatan yang kita jalani sendiri'. Atau ungkapan terkenal dari Henry Ford 'Entah kamu berpikir bisa atau tidak bisa, kamu benar..'. 

Maksudnya, jika kamu menganggap dirimu bisa, maka kamu bisa. Sebaliknya jika kamu menganggap dirimu tidak bisa, maka kamu tidak bisa. Semudah itu.

Dalam kenyataannya, banyak orang terperangkap dalam citra diri yang kurang baik. Entah karena perlakuan orang tua mereka di masa kecil, perkataan teman mereka, atau faktor-faktor lain, kita seringkali menilai diri kita lebih rendah dari nilai diri kita yang sebenarnya. Padahal, sebagaimana citra diri yang kita miliki, demikianlah yang terjadi dalam hidup. 

Jika kamu ingin berhasil, milikilah citra diri seorang pemenang. Harapkan yang terbaik bagi dirimu. Jangan pernah menyerah hanya karena tekanan-tekanan kecil di sekelilingmu. Banyak orang menganggap diri mereka tidak mampu dan demikianlah yang terjadi. Tapi kamu, jangan mau terjebak dalam perasaan diri malang atau nasib buruk. Tidak. Kitalah yang menentukan takdir kita. Tuhan selalu memberikan segala yang terbaik bagi kita. Menjadi tugas kita untuk mengejar segala kebaikan itu melalui sikap dan cara pikir kita yang baik di hadapanNya.

Jika kamu seringkali merasa diri tidak berharga, mungkin kamu perlu membaca kembali artikel saya di sini atau di sini.

8. Jangan pernah menyerah

Ini sudah jelas. Sikap mental kita, lebih dari segalanya, menentukan keberhasilan kita. Apa beda pemenang dan pecundang? Hanya sedikit. Kadang tidak sampai satu detik. Kadang hanya satu pukulan yang jitu, atau satu tendangan yang tepat. Kita tidak pernah bisa menyebut diri kita pemenang jika kita sudah menyerah sebelum bertanding. Apapun yang terjadi, peliharalah hatimu. Jaga sikap mental dan cara pandangmu terhadap kehidupan, karena itulah yang akan menentukan langkah akhirmu.

Tentang niat, kerja keras dan keteguhan mungkin tak perlu dijelaskan di sini. Kamu pasti sudah mendengarnya beribu-ribu kali. Ingatlah bahwa bakat hanya 1% berpengaruh, tapi 99% kesuksesan ditentukan oleh kerja keras dan ketekunan. Jangan menganggap bakatmu sebagai pemberian Tuhan yang gratis. Bagaimana pun, kamu perlu mengasah dan mengolahnya supaya dengan bakat dan potensimu, kamu bisa memenuhi tujuanmu dikirim ke planet ini! ^^

AKU HEBAT, LUAR BIASA :)

Aku telah memutuskan.
Bahwa aku tidak akan menyalahkan orang lain, keadaan atau diri sendiri
untuk apapun yang terjadi, baik di masa kini, masa lalu,
maupun di masa yang akan datang.

Aku bertanggung jawab atas diriku sendiri.
Dan Tuhan takkan meninggalkanku.

Aku mungkin saja gagal. Tapi Dia tidak.
Dia akan bekerja sama dengan semua hal dalam hidupku
untuk mendatangkan kebaikan bagiku.

Aku tidak mau terus-terusan berjalan dengan memikul beban dari masa lalu.

Aku juga tak mau terjebak dalam kekuatiran akan masa depan.

Aku akan menatap ke depan,
untuk melihat apa yang telah disediakan oleh kehidupan bagiku.

Segala sesuatu terjadi untuk sebuah alasan.

Semua yang terjadi dalam hidupku ditaruh di sana untuk mengasah, 
membentuk dan menjadikan aku pribadi yang berkualitas dan tahan uji.

Untuk menjadikanku luar biasa, kreatif dan menakjubkan,
sesuai tujuanku dikirim ke planet ini.

Karena aku …
adalah sebuah keajaiban!

WANITA

wanita...
sesungguhnya wanita itu sangat kuat
dia bisa melakukan apa saja
dia bisa menghancurkan apa saja yg menghalanginya

wanita...

dia bisa menaklukan dunia
bila dunia dalam genggamannya
semua akan tunduk


wanita...

bila terluka bisa merusak segalanya
bila tersakiti maka pembalasannya akan sangat pedih
jangan pernah meremehkan wanita

wanita...

bisa lebih licik daripada ular
bisa lebih jahat daripada setan
tapi bisa lebih baik layaknya malaikat

wanita...

punya segala tipu daya di otaknya
punya banyak kasih sayang di hatinya
punya semua taktik hebat dalam pikirannya

wanita...

bisa mematahkan hati seorang pria
bisa menghancurkannya menjadi berkeping-keping
itulah wanita

wanita...

pria sukses karna dibelakangnya ada wanita cerdas
pria hebat karna dibelakangnya ada wanita tangguh
pria hancur karna kesalahannya memilih wanita

wanita...

sekuat apapun dia
setegar apapun dia
tetap saja masih membutuhkan pria
pria yang bisa melindunginya
pria yang selalu ada disaat berduka
pria yang selalu siap meberikan bahunya saat dia menangis

RJ HELTON Missing ME

I love the way it feels when you touch my hand
Don't wanna let you go
I love the way you say that I am your man
Don't understand why we can't go on and go on
Don't understand why
You don't belong in my arms

Ohh

And even if I cried a thousand tears tonight
Would you come back to me
And even if I walked on the water
Would you come out to sea
Now I can't spend my life standing by
Cause even when I miss you
You're still not missing me

It's funny how my heart just won't let it go
I just don't understand
It's crazy how the pain seems to overflow
The memories of you here with me by my side
I can't deny that you are the love of my life

Ohh

And even if I cried a thousand tears tonight
Would you come back to me
And even if I walked on the water
Would you come out to sea
Now I can't spend my life standing by
Cause even when I miss you
You're still not missing me

And I still cry for you
And I would die for you
I can't believe all the words I heard you say
And I still long for you
And I was strong for you
I can't believe that you'd throw it all away

I still cry for you
I would die for you
I can't believe all the words I heard you say
I still long for you
I was strong for you
I can't believe that you'd throw it all away

And even if I cried a thousand tears tonight
Would you come back to me
And even if I walked on the water
Would you come out to sea
Now I can't spend my life standing by
Cause even when I miss you
You're still not missing me

I still cry for you
I would die for you
I can't believe all the words I heard you say
I still long for you
I was strong for you
I can't believe that you'd throw it all away

Now I can't spend my life standing by
Cause even when I miss you
You're still not missing me

Kamu Berharga!

Kamu bukanlah apa kata orang
Kamu bukanlah bagaimana
yang terpancar dari wajah orang tuamu

Kamu berharga
bahkan, tanpa prestasi atau keterampilanmu,
kamu tetap berharga

Kelahiranmu ke dunia inilah
yang menjadikan dirimu tak ternilai

Kamu ada
Kamu hidup
dan itu sudah cukup
untuk memperjuangkan keadaanmu

Jangan merasa rendah diri
Tuhan tak pernah membuat produk massal
Dia membuatmu secara personal

Buktinya, hanya ada satu Einstein di dunia
Hanya ada satu daVinci
satu Beethoven
satu Bill Gates
dan hanya ada satu kamu..

A Letter from "Mom n Dad"



My child,

When I get old, I hope you understand 'n have patience with me
In case I break the plate, or spill soup on the table because I’m losing my eyesight, I hope you don’t yell at me.
Older people are sensitive, always having self pity when you yell.
When my hearing gets worse 'n I can’t hear what you’re saying, I hope you don’t call me ‘Deaf!’
Please repeat what you said or write it down.

I’m sorry, my child.
I’m getting older.
When my knees get weaker, I hope you have the patience to help me get up.
Like how I used to help you while you were little, learning how to walk.
Please bear with me, when I keep repeating myself like a broken record, I hope you just keep listening to me.
Please don’t make fun of me, or get sick of listening to me.

Do you remember when you were little 'n you wanted a ballon? You repeated yourself over 'n over until you get what you wanted.
Please also pardon my smell. I smell like an old person.Please don’t force me to shower.
My body is weak.
Old people get sick easily when they’re cold. I hope I don’t gross you out.

Do you remember when you were little? I used to chase you around because you didn’t want to shower.
I hope you can be patient with me when I’m always cranky. It’s all part of getting old.
You’ll understand when you’re older.
'n if you have spare time, I hope we can talk even for a few minutes.
I’m always all by myself all the time, 'n have no one to talk to.
I know you’re busy with work.
Even if you’re not interested in my stories, please have time for me.

Do you remember when you were little? I used to listen to your stories about your teddy bear.
When the time comes, 'n I get ill 'n bedridden, I hope you have the patience to take care of me.
I’m sorry if I accidentally wet the bed or make a mess.
I hope you have the patience to take care of me during the last few moments of my life.
I’m not going to last much longer, anyway.
When the time of my death comes, I hope you hold my hand 'n give me strength to face death.

'n don’t worry..
When I finally meet our creator, I will whisper in his ear to bless you. Because you loved your Mom 'n Dad.
Thank you so much for your care.
We love you. ! ♥